Kamiryuzura

Laki-laki, 16 tahun

Samarinda, Indonesia

Enjoy your life and stay with Allah, Always Technicion.
::
Start
Noob Valiance
Shutdown

Navbar3

Selasa, 07 Januari 2014

Perbedaan spesifikasi server DELL Precision T3600 (E5-1603) Tower Workstation dan FUJITSU Primergy Tower Server TX100S3FIDS03


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyg7HfUq_yYAjS510QdJwDHglnCPdXu-fEw0lY5olwXAMUGpKELFrkQqJ7tlJXcsXXFH4lAypuw7p4YYuwPJFUFfeYMbDafx6MivvvnLvhL9M1tV42dcMYfd3wcuT6xfer_kUagQUClQxP/s1600/0012779_300.jpegSpesifikasi Detail Produk DELL Precision T3600 (E5-1603) Tower Workstation
 
Platfrom
Single CPU Tower Workstation 

Tipe Prosessor
Intel® Xeon® Processor E5-1603 (Quad Core, 2.80GHz Turbo, 10MB)
Chipset
Intel® C600
Memory
4GB(2x2GB) DDR3 UDIMM 1600MHz
Max. Memory
8 GB (4 DIMMs)
Video Onboard
NVIDIA Quadro 600 1GB 
Hard Drive
500 GB 7200 RPM
Keyboard Type
Dell Keyboard
  • Entry Business keyboard  
Input Device Type
Dell Optical Mouse 
Power Supply
425 W
O/S Provided
Microsoft Windows 7 Professional 64-bit 
Dimension (HWD)
16.30" x 6.79" x 18.54"
Standard Warranty
3-year Limited Warranty by Authorized Distributor
  • 3 Years NBD Onsite Service Indonesia Standard Telephone Tech Support(Mon-Fri 9am-6pm)





Spesifikasi Detail Produk FUJITSU Primergy Tower Server TX100S3FIDS03
Platfrom
Single CPU Tower Server
Processor
Intel Xeon E3-1230v2 4C/8T 3.30 GHz 8 MB
Chipset
Intel® C202 Server Chipset
Memori
2GB (1x2GB) 1Rx8 DDR3-1600 U ECC
Hard Drive
HD SATA 6G 500GB 7.2K HOT PLUG 3.5" ECO
Optical Drive
DVD-RW supermulti 1.6" SATA
I/O Ports
6 port SATA controller (for 4x 3.5" SATA HDD + DVD + Backup) and 2x1 Gbit Ethernet LAN onboard; Modular 8-Port RAID controller optional; 4 drive bays for easy change 3.5" SATA/SAS HDs; ServerView Suite Software Pack incl.
From Factor
Tower Server
Power Supply
standard power supply module
Other
  • region kit APAC/America/EMEA/India
  • Powercord, Keyboard, Mouse
Dimensions (W x H x D)
175 x 419 x 395 mm
Standard Warranty
5-year Limited Warranty by Authorized Distributor 



























Read More --►

Rabu, 11 Desember 2013

Konfigurasi Samba


Konfigurasi Samba

1.Pertama-tama kita instal samba


2. Kemudian masuk ke samba dan browse direktori nya


3. Setelah dapat direktori kita, kita contreng Writable dan Visible nya


4. Setelah itu kita bisa lihat direktori kita di Ubuntu

5.Dan kita lihat di windows, direktori yang ada di Ubuntu ada juga di windows





Read More --►

Konfigurasi SSH di PUTTY


Konfigurasi SSH di PUTTY

Install aplikasi PUTTY

sudo apt-get install putty
atau melalui Ubuntu Software Center


selesai instalasi buka aplikasi putty-nya dan masukan alam IP Address dan Portnya




Konfigurasi PUTTY telah selesai, port default untuk ssh adalah 22.

sumber : http://wahyudwiamirullah.wordpress.com
Read More --►

Membuat Proxy Server dan Blokir Alamat Situs di Ubuntu dengan Squid


Membuat Proxy Server dan Blokir Alamat Situs di Ubuntu dengan Squid

1. Instalasi Aplikasi Squid





2. Masuk ke dalam direktori squid3
$ cd /etc/squid3/
3. Tampilkan isi dari direktori squid3
$ ls
4. File yang akan di konfigurasi yaitu squid.conf, copy file tersebut sebagai backup jika terjadi kesalahan dalam pengeditan
$ sudo copy squid.conf squid.conf.asli
5. Buat file baru (blok.txt) untuk memuat alamat situs yang akan di blok
$ gedit blok.txt





Buka dan edit file squid.conf$ sudo gedit squid.conf
6. Tambahkan script berikut
Untuk konfigurasi ACL (Access Control List) :
acl localhost src 127.0.0.1/24




Untuk konfigurasi akses internet (Alamat situs yang diizinkan dan yang di blok) :

http_access deny blok
http_access allow localhost





Setelah di edit, maka save dan keluar
7. Restart services squid3 agar konfigurasi dapat berjalan/berungsi
$ sudo /etc/init.d/squid3 restart
8. Untuk pengujian silahkan buka browser dan atur di bagian Preference > Advance > Network > Connection > Settings > pilih manual proxy configuration > masukan HTTP Proxy = localhost, Port = 3128









dan Selesai, Catatan !
karena proxy server yang di konfigurasi hanya untuk komputer itu sendiri maka acl harus di buat loopback (IP Loopback 127.0.0.1), jika ingin digunakan untuk komputer lain maka sesuaikan IP Networknya
Port 3128 adalah port default proxy dan dapat di ubah sesuai keinginan, misal jadi Port = 3088, dll. Kenapa port mesti di rubah??? yang pasti kalau portnya masih default pasti bisak ditebak alamat port proxynya, jadi untuk keamanan sebaiknya port di rubah agar orang lain tidak bisa mengakses secara ilegal

Kenapa kita mesti masukan alamat HTTP Proxy manual? karena yang kita buat di atas adalah jenis proxy biasa (bukan transparent proxy) kalau transparent proxy kita tidak perlu mengatur manual alamat IP Proxy/HTTP Proxy nya karena sudah otomatis dari server proxy nya
Jadi ada 2 macam tipe proxy yaitu transparent proxy dan non transparent proxy!
Read More --►

Minggu, 22 September 2013

Struktur Direktori GNU/linux

Struktur Direktori GNU/Linux - Struktur direktori GNU/Linux sangat berbeda dengan struktur direktori windows/dos dimana dalam GNU/Linux tidak akan ditemukan drive a, drive c dan drive lainnya karena GNU/Linux menganut satu direktori utama yaitu / dibaca root, perhatikan ada user root, /root (dibaca slash root) hal ini sesuatu yang berbeda Buka Nautilus, cari /.
  1. /bin - Direktori yang berisi binary files yang dapat dieksekusi oleh users system. Direktori ini menghandle perintah perintah standar GNU/Linux diantaranya ls, cp, mv dan beberapa lainnya.
  2. /boot - Direktori yang berisikan file-file yang dibutuhkan saat proses booting termasuk didalamnya adalah kernel image GNU/Linux.
  3. /dev - Direktori yang merepresentasikan/mewakili device hardware. Dalam GNU/Linux everything is files, semua device hardware komputer berada dibawah direktori ini.
  4. /etc - Direktori yang berisi file-file konfigurasi system. File-file konfigurasi ini dibutuhkan oleh paket-paket lain untuk menjaga prilaku system.
  5. /home - GNU/Linux merupakan sistem operasi yang mendukung multiuser. Kebijakan keamanannya sangat ketat, olehnya itu direktori /home merupakan home direktori atau area kerja dari masing-masing user GNU/Linux kecuali user root (super user).
  6. /lib - Merupakan direktori file-file library GNU/Linux yang mendukung binary files baik yang berada didirektori /bin maupun /sbin.
  7. /mnt - Direktori yang disiapkan untuk mounting point device storage.
  8. /media - Direktori memounting/mengaitkan media removable storages seperti harddisk eksternal, floppy disk, cdrom/dvdrom, flashdisk, digital kamera maupun media lainnya.
  9. /opt - Direktori yang berisi optional application software packages. Diharapkan dengan adanya direktori ini manajemen paket aplikasi tambahan dapat dilakukan dengan mudah.
  10. /proc - merupakan direktori yang unik yang dinamis karena direktori ini berisi virtual file system yang menyediakan akses informasi kernel secara realtime.
  11. /root - Home direktori khusus super user (user root). Direktori ini sengaja dipisahkan dari direktori home user biasa di/home untuk menghandle jika partisi /home gagal di mounting maka system secara keseluruhan dapat diselamatkan oleh root. /root dibaca slash root.
  12. /sbin - Direktori ini pada prinsipnya sama dengan direktori /bin yang berisi file-file binary. Namun direktori /sbin ini hanya dapat diakses oleh user root dalam kondisi sistem normal. Users biasa tidak memiliki akses untuk menjalankan binary files di direktori ini
  13. /tmp - Direktori yang berisi temporary files artinya file-file yang sifatnya hanya dibutuhkan sekali saja. Direktori ini dapat diakses oleh semua users sistem.
  14. /usr - Bisa dikatakan sebagai direktori utama dibawah main direktori tempat diletakkannya file-file program aplikasi, dokumentasi, source kernel dan x-window system dari distribusi GNU/Linux yang digunakan.
  15. /var - Direktori tempat menampung file-file log system, spool files dan temporary e-mail files. Direktori ini sangat berguna untuk mengecek jejak kelakuan pengguna dan sistem GNU/Linux.

Read More --►

Perintah Dasar Linux

Perintah Penanganan File
  1. Membuat direktori
    $ mkdir data
  2. Menampilkan isi dari direktori
    $ ls -ls
  3. Berpindah direktori
    $ cd data
  4. Menampilkan tempat direktori yang sedang dikerjakan
    $ pwd
  5. Mengcopy file dan direktori.
    $ cp sample.txt sample_copy.txt
    $ cp sample_copy.txt target_dir
  6. Memindahkan atau merubah nama file
    $ mv source.txt target_dir
    $ mv old.txt new.txt
  7. Menghapus file atau direktori
    $ rm file1.txt
    $ rm -­vrf some_dir
  8. Mencari file dalam sebuah direktori
    $ find file1.txt
    $ find ­name file1.txt
  9. Update waktu akses dan modifikasi setiap BERKAS ke waktu sekarang. Argumen FILE yang tidak ada menjadi ada kosong.
    $ touch done
  10. Menentukan jenis file.
    $ file ubuntu-desktop.pdf
  11. Menemukan atau mencari file.
    $ locate file1.txt
  12. Locate the binary, source, and manual page files for a command.
    $ whereis ssh
Pola
Pola adalah ungkapan yang menggambarkan satu set string yang digunakan untuk memberikan gambaran ringkas dari sebuah himpunan, tanpa harus daftar semua elemen. contoh : ab*cd cocok apa pun yang dimulai dengan ab dan diakhiri dengan cd dll.
$ ls *.txt
artinya mencetak semua file yang berekstensi .txt (file teks)
Pemrosesan Teks
  1. Menggabungkan file dan cetak pada keluaran standar.
    $ cat avatar.avi.001 avatar.avi.002 > avatar.avi
    $ cat readme.txt
  2. Menampilkan baris teks.
    $ echo "I love Indonesia"
    $ echo $HOME
  3. Mencetak baris yang cocok dengan pola.
    $ grep ­i apple sample.txt
  4. Mencetak jumlah baris, kata, dan byte di file.
    $ wc file1.txt
  5. Mengurutkan file teks baris.
    $ sort file1.txt
  6. md5sum – compute and check MD5 message digest.
    $ md5sum LinuxMint-5-Fluxbox.iso > md5sums
    $ md5sum -c md5sums
Sistem Administrasi
  1. Mengubah hak akses file.
    $ chmod 744 calculate.sh
  2. Mengubah pemilik file dan group.
    $ chown ugos myfile.txt
  3. Mengubah user ID atau menjadi super-user.
    $ su ugos
    $ su
  4. Update token otentikasi pengguna.
    $ passwd dion
  5. Menunjukkan siapa yang login.
    $ who
Managemen Proses
  1. Laporan snapshot dari proses saat ini.
    $ ps ax
  2. Untuk membunuh proses (menggunakan mekanisme sinyal).
    $ kill ­9 2275
  3. Daftar perangkat USB.
    $ lsusb
  4. Menampilkan nama dan id latar belakang pekerjaan.
    $ jobs
  5. Tampilan tugas Linux.
    $ top
  6. Menghapus layar terminal.
    $ clear
  7. Menampilkan jumlah memori yang bebas dan digunakan dalam sistem.
    $ free -m
Arsip
  1. Arsip file.
    $ tar ­cvf original.tar original/
    $ tar -cpvf original.tar.gz original/
    $ tar ­xvf original.tar
    $ tar xjvf original.tar.bz2
    $ tar --lzma -xvf original.tar.lzma
  2. Kompresor blok-menyortir file.
    $ bzip2 original.mp3
    $ bzip2 -d original.mp3.bz2
  3. Memaketkan dan mengompres (arsip) file.
    $ zip -r original.zip original/
  4. Arsip file dengan kompresi.
    $ rar original.rar original
  5. Ekstrak file yang dikompresi dalam sebuah ZIP archive.
    $ unzip original.zip
  6. Ekstrak file yang dikompresi dalam sebuah RAR archive.
    $ unrar -x original.rar
  7. Sebuah pengarsipan file dengan rasio kompresi tertinggi.
    $ 7z e original.7z
Networking
  1. SSH client (remote login program) “ssh adalah program untuk login ke mesin remote dan untuk mengeksekusi perintah pada mesin remote”.
    $ ssh ­-l guest 10.105.11.20
  2. Secure copy (copy file program remote) “scp salinan file antara host pada jaringan”.
    $ scp file1.txt guest@ip_address:~/
  3. Mengkonfigurasi perangkat jaringan.
    $ ifconfig
  4. Mengkonfigurasi perangkat jaringan nirkabel.
    $ iwconfig
  5. Downloader non-interaktif jaringan.
    $ wget -c http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu/10.04/ubuntu-10.04-netbook-i386.iso
  6. Cetak koneksi jaringan, tabel routing, statistik interface, koneksi masquerade, dan keanggotaan multicast.
    $ netstat
  7. Tool diagnostik jaringan.
    $ mtr google.co.id
  8. Menampilkan penggunaan bandwidth pada sebuah perangkat ethernet oleh host.
    # iftop -i eth0
File Systems
  1. Partisi manipulator.
    # fdisk -­l
  2. Mount file system.
    # mount /dev/sda5 /media/target
  3. Unmount file system.
    # umount /media/target
  4. Cek Estimasi kapasitas file.
    $ du -h
  5. Diskfile, cek kapasitas hardisk.
    $ df -h
  6. Eject removable media
    $ eject -t
Editor
  1. Tek editor yang mirip dengan perintah Pico.
    $ nano readme.txt
  2. Sebuah program tek editor.
    $ pico readme.txt
  3. Perintah tek editor.
    $ vi hello.c
  4. Vi Improved, program text editor.
    $ vim hello.c
Utility
  1. Reboot sistem.
    # reboot
  2. Shutdown komputer.
    # shutdown -h now
    # halt
  3. Menjalankan program secara berkala, menunjukkan output fullscreen.
    $ watch lsusb
  4. Membuat alias dari sebuah perintah.
    $ alias dir='ls -l'
  5. Melihat daftar hardware.
    $ lshw -C network
  6. DMI table decoder
    # dmidecode --type memory
  7. Menampilkan berapa lama sistem telah berjalan.
    $ uptime
  8. Membagi file menjadi potongan-potongan.
    $ split -b 200MB avatar.avi avatar.avi.
  9. Sebuah perangkat lunak multi-lingual speech synthesizer.
    $ espeak -s 80 "Linux"
  10. Command-line perekam suara dan pemutar untuk driver soundcard ALSA.
    $ aplay -l
    $ aplay donw.wav
  11. Perintah dasar perekam suara untuk driver soundcard ALSA.
    $ arecord -f cd -t raw | lame -x -r – out.mp3
  12. Cetak distribusi informasi spesifik.
    $ lsb_release -a
  13. Menampilkan sebuah kalender.
    $ cal 4 2014
  14. Mencetak atau mengatur tanggal dan waktu sistem.
    # date 041520152011
    artinya Apr 15 8:15 2011
  15. Menampilkan perintah-perintah yang sudah digunakan.
    $ history
  16. Kalkulator lewat terminal.
    $ bc
Selamat belajar…


Read More --►

Kamis, 05 September 2013

Tutorial Install Ubuntu 12.04 desktop

http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=ltutQ-0nr_Y
Read More --►